05 May 2007
dari tidur ke komputer
trus tiba-tiba ngantukku menyerang, dengan hebat.
ya tak turuti dong, wong ini adalah yang aku tunggu-tunggu selama ini. karena di perjalanan yang hampir 20 jam itu aku gak bisa tidur nyenyak je..
ini aku tulis habis tidur.
ketemu jonathan dan juli. mereka berdua adalah asisten untuk para peserta. juga valerie yang menyusul kemudian.
mereka mengajak ngobrol, tapi aku lagi tidak pengen. aku pengen mengakrabkan diri dengan komputer dulu. [ini tadi agak mencemaskan: flashdisk kok nggak bisa dibaca ya?]
ooow,
jebul harus direstart dulu. dan setelah restrart semua history dan downloaded materials akan lenyap.
ini kayak di ukdw aja..he..he..
yang njelehi berkenaan dengan komputer adalah adanya peserta dari irak -nanti fotonya tak pasang deh- yang kelupaan dengan password komputer ini. dia pengennya make yang bekas saya pake, tinggal make tanpa harus inget user id dan password.
lha nek dituruti rak dia bisa membuka history para peserta terdahulu dong. iki gemblung tenan ibu-ibu siji iki! lagian, aku disuruh mengabari dia di kamar dia di 301.
wegah!
duel tiga band
judul subject di atas salah. mustinya tidak ditulis duel tapi "dual".
tapi ya biarin, ini kan tulisan orang yang sedang dilanda jetlag.
he..he..
baru setengah jam lalu saya nyampe di asrama mahasiswa EMU.
dijemput oleh sherley brubraker di dulles international airport. selain menjemput saya beliau juga menjemput peserta dari laos.
wong wedok, jenenge sapa embuh tapi panggilannya lynn.
sebelum saya mandi, barusan ketemu peserta juga dari indonesia [aceh] yang kedatangannya dispoonsori pak kadarmanto [GKJ jakarta]. dia cerita tentang hapenya yang gak bisa kontak ke indonesia, begitu dia nyampe di LA. padahal ketika di hongkong masih bisa.
rupanya dia punya hape adalah tipe dualband.
hape saya jebul sudah triband.
tiwas ribut-ribut mau ganti hape, jebul setelah tak browse ke situsnya sonny ericsson, tipe K301i itu sudah triband.
syukurlah, gak jadi beli baru!
dan betul, sepanjang jalan saya bisa kontak dengan keluarga, juga dengan bu jeanny. kontak-kontak yang menyenangkan.
dan kontak terhenti setelah ada 'a gentle warning' dari bu jeanny bahwa sms dari US itu limangewu!
halah...
saya check pulsa saya, lha jebul memang betul. nyaris terkuras pulsaku.
wah,
ya sudah, ya njuk jadi pelit aku...:-D
ini tulisan perdana saya.
sebelum mandi sore.
mungkin nanti kalo habis mandi bisa saya tulis kelanjutannya.
lha tapi gimana ya,
yang suka maen internet gini ini jebul ming wong-wong afrika yang kalo udah nongkrong bisa berjam-jam... wah, ndesa tenan mereka ini!
[masak aku disamakan dengan mereka? katrok dong...he..he..mulai rasis dan diskriminatif]
okelah.
jangan ke mana-mana...
nantikan kabar dari harrisonburg, the friendly city
02 May 2007
darmi
dulu, ketika anak-anak masih bayi.
dia asal dari planjan, desa kecil menjelang ke pantai baron. dan sekarang sudah menikah dengan seorang buruh bangunan tampan, bernama bambang. mereka berdua dikaruniai anak satu: dhimas.
kemaren mereka sekeluarga datang ke rumah. maen dan menemani iwang dan abra.
yang penting dicatat, dan mengapa perlu aku catat di sini, ialah karena kedatangannya yang serba ngepasi seperti ini terjadi berkali-kali.
dia setelah berumah tangga ikut suaminya, tinggal di desa kecil di pegunungan kawasan plered yang gersang. namun demikian, entah mengapa, dia selalu datang ketika kami sedang membutuhkan bantuan. tiap kali istri saya tinggalkan karena saya ada tugas ke luar kota beberapa hari, atau ketika kami membutuhkan pembantu untuk menemani anak di rumah, dia datang.
datang begitu saja tanpa ada yang meminta.
darmi memang pernah berkata, bahwa "kayaknya kita jodoh" kepada kami berdua.
dia pernah keluar dari rumah kami dan bekerja ikut tetangga, namun demikian di sana dia pun tidak kerasan dan kembali lagi bekerja di rumah kami.
begitulah, dia datang dan pergi.
entah siapa yang menggerakkannya.
ketika kami ditinggalkan pulang pembantu kami, justru ketika saya harus pergi mengikuti program SPI, dia datang. tentu saja kami bersyukur pada tuhan dengan kedatangannya kali ini. tuhan membolehkan kehidupan keluarga kami berjalan "normal", tanpa guncangan.
jenuh makan terbuka?
semalam kami ngariung dalam acara perpisahan pak rinus.tempatnya di RESTO BUMBU PAWON, GEJAYAN. dan malam itu ruang tengah resto itu bisa 'kami kuasai'! kami semua di PSPP, berikut anak dan istri, memenuhi ruang tengah tadi.
pak rinus berikut keluarga akan pulang ke canada.
dan malam itu banyak yang memberi kesaksian tentang dia. salah satu yang terungkap adalah bahwa pak rinus itu terbuka untuk segala macam makanan. keterbukaan pada makanan menandakan keterbukaan pada kultur di luar dirinya. sebab, makanan -baik bahan, bumbu, cara memasak, porsi, penampilan, dst.- itu semua adalah produk kultur. tiap entitas kultural membangun sistem kulinernya sendiri.
dalam email yang dikirim pak rinus kepada saya, dia menulis "selamat memasuki fast-food culture". dan dia menambahkan pilihan: fast-food atau sehat..!
saya akan dua bulan di harrisonburg. mengenai itu, bu tabitha tadi malam berkomentar: "rajin sekali, saya ikut 2 session aja udah jenuh tuh..!"
baru kepikiran, bahwa waktu dua bulan itu adalah masa yang lama.
artinya, saya harus berbuat sesuatu dalam waktu 2 bulan itu. saya harus menerima dan terbuka, tidak hanya pada makanan setempat, tapi juga kultur amerika. pak rinus sudah memberi contoh tentang betapa berharganya punya keterbukaan serupa.
terima kasih telah mengingatkan untuk do something di sana!
01 May 2007
cuaca
bandara taipei melaporkan keadaan sekitar bandara mendung.
cuaca tenang dilaporkan dari bandara los angeles dan sekitarnya.
keadaan agak mendung juga dilaporkan terjadi di dallas fort worth dan sekitarnya, bahkan nampak adanya badai.
di dulles washington pun dilaporkan cuaca agak mendung.
sementara, di harrisonburg cuaca dilaporkan cerah.
30 April 2007
untuk apa?
tinggal dua hari lagi aku bersama anak istriku.ah...
berpisah dari mereka yang tengah bergulat dengan hari-hari yang tidak mudah, adalah juga tidak mudah bagiku.
lalu,
untuk apa aku meninggalkan mereka?
apa yang akan aku dapat sebagai ganti kesusahan mereka? apa yang akan aku berikan sebagai ganti? memburu apa aku?
iwang sakit hari-hari ini. asmanya kambuh. menurut keterangan yang aku dapatkan setelah bertanya ke answer.com aku dapatkan keterangan memang awal bulan mei seluruh dunia memperingati hari asthma sedunia. tidak lain karena pada waktu ini terjadi perubahan cuaca.
berikut ini adalah jawaban yang peter berikan pada saya: "its because its the start of the hay fever season, and hay fever triggers allergic responses and asthma"
udah gitu, hari ini pembantu minta pamit pulang seminggu, karena pakdhenya mantu.
halah...
untuk apa ini semua?
26 April 2007
persiapan apa lagee..?
lha mau siap-siap apa seeh?
nyekar orangtua? sudah.
cari pinjeman koper, sudah.
dokumen? sudah: visa berikut surat DS-2019 sudah tak jepret di passport. juga surat dari pat martin tak print lagi [yang aslinya ditahan oleh kedutaan, gak dibalekna]. surat dari rektor, sudah.
oleh-oleh, embuh dinggo sapa, sudah. kemaren ke mirota batik. [ntar kalo nggak ada yang mau ya tak wenehke sapa aja di sana]
bahan kuliah di sana sudah tak print beberapa, ngentekne tinta!
tugas-tugas pra kuliah sudah beberapa tak baca... mumet juga. banyak tidak dhongnya...
ngontak valerie dan bill goldberg untuk atur penjemputan, sudah.
[minjem tabungan istri, dan mau beli di JEC, pas pameran tanggal 28 april ini]
laptop? rasah nggawa. saya sudah minta valerie untuk boleh minjem komputer di sana buat upload foto-foto dan tulisan untuk blogku.
[katane bill, silakan pake lab komputer di sana]
njahit sepatu yang bodhol? sudah.
njahit celana yang bokongnya udah tipis? sudah.
jaket tebel? ndak punya, aku benci jaket tebel...
baju surjan? sudah, kemaren di beringharjo.
iket? sudah, make aja yang biasa aku pake ronda.
minyak tawon? katane, ndak isa mbawa beginian. diganti balsem cap macan ajah... [ini bahan-bahan buwat kerokan, nek di sana njuk mangsuk angin. aku sudah minta valerie kamar yang temen sekamare wong asia, biar bisa mbantuin ngerokin punggungku nanti].
kegiatan-kegiatan rutin udah aku jadwal ulang.
duh,
persiapan apa lagi ya yang kurang?
mungkin anda bisa memberi pencerahan?
13 April 2007
itinerary
ittinerary table ini menyertakan juga nomor flight dan waktu berangkat serta waktu tibanya.
| GA 205 | 04May | | | 0950 1050 | Jogja - |
| CI 678Q | 04MAY 5 | CGK-TPE | HK1 | 1400 2015 | /DCCI*K2S488 /E |
| CI 8Q | 04MAY 5 | TPE-LAX | HK1 | 2250 1935 | /DCCI*K2S488 /E |
| AA2210S | 05MAY 6* | LAX-DFW | HK1 | 0055 0545 | /DCAA*DWBFLB /E |
| AA1578S | 05MAY 6 | DFW-IAD* | HK1 | 0645 1030 | /DCAA*DWBFLB /E |
| AA 541S | 22JUN 5* | IAD-DFW | HK1 | 1905 2105 | /DCAA*DWBFLB /E |
| AA2489S | 22JUN 5 | DFW-LAX* | HK1 | 2145 2250 | /DCAA*DWBFLB /E |
| CI 7Q | 23JUN 6 | LAX-TPE | HK1 | 0115 0610 24JUN 7 | /DCCI*K2S488 /E |
| CI 677Q | 24JUN 7 | TPE-CGK | HK1 | 0850 1300 | /DCCI*K2S488 / |
| GA 212 | 24June | | | 1600 1700 | |
01 April 2007
bintang dua!
lha bintangku dua.
padahal belum pernah ke amerika.
padahal aku akan ke sana karena diundang mereka.
pak paulus berpesan agar saya melengkapi diri dengan berbagai dokumen agar lolos di imigrasi sana nanti. wah...jaan,
amerika cen njelehi!
obrolan dengan dwi kiswanto
As wr.wb. Gimana Pak kbr nya?baik2 aja kan pak? menurut Bapak gimana ni Pak di mana2 terjadi bencana. Apa memang zaman dah tua/memang cobaan dr yg Kuasa ni Pak supaya kt sadar/gimana pak.
ANTO: 09 Mar 07, 18:48
pasti Yg Kuasa sll minta agr kta memperindah dunia ini, bkn kok mlh merusaknya. bencana ini dr alam + mnsia sndri.mgkn krn kta tdk berdamai dng mrk [alam+sesama] td. ini di sala apa di gk?
DWI: 09 Mar 07, 19:08
Aq baik2 aja pak. Aq buka bengkel di Solo3. di sini be2rapa hari ini jg hujan terus disertai angin kencang. ya kt pasrah aja Pak ama yg Kuasa.
ANTO: 09 Mar 07, 19:12
bengkel apa?
DWI: 09 Mar 07, 19:17
Bengkel elektronik. Tepatnya di Tingkir, ya minta Doanya aja ya Pak.
ANTO: 09 Mar 07, 19:18
ya, smg sukses Dwi, rasah kesusu rabi! he he
DWI: 09 Mar 07,19:31
Terus terang aja kl masalah itu memang aq belum siap Pak.
19:34
oke, kerja yg rajin+jujur biar dihargai orang. ora sugih ora apa2. oke met ngaso ya...
29 March 2007
tanggal berangkat
"pak antok berangkat ke usa tgl 4 mei. dari yk jam 9. blum bisa dikirimi tiketnya karena ada yang belum fixed [yakni dari taipei ke US]. sampai disana tgl. 5 dari virginia tgl 19 ke akron. pulang tgl 22 juni bersama pak yo."
yang belum jelas adalah siapa itu pak yo?
he..he..
[sementara itu pak paulus hartono yang datang lebih kemudian, memberi tahu bahwa pulangnya akan tanggal 25 atau 26 juni 2007, lebih belakangan daripada saya sendiri]
23 March 2007
Syllabi and Introductory Readings
valerie m.helbert [administration assistant program SPI kali ini] mengirimkan kabar bahwa silabi dan materi kursus sudah tersedia di web. saya diberi link berikut ini [http://www.emu.edu/ctp/spinfo-readings.html] yang memerlihatkan hal tersebut.
memang belum semua pengampu kursus memberikan materinya, tapi cukuplah untuk dilihat-lihat untuk memberi peta atau gambaran awal yang akan berlangsung di sana.
PAX #: 564 Developing Healthy Organizations
Course Schedule: May 7-15, 2007
PAX #: 569 Building Communities: Social, Economic & Spiritual Development
Course Schedule: May 17-25, 2007
PAX #: 617 Peace Processes: Multi-Track Approaches
Course Schedule: May 29-June 6, 2007
PAX #: 584 The Natural Environment, Conflict, & Peace
Course Schedule: June 11-19, 2007
22 March 2007
penjelasan pak paulus sugeng
Setahu saya ada dua keterangan waktu yang perlu diperhatikan berkenaan
dengan visa, yaitu:
1. Tenggat waktu untuk ENTRY. Tenggat waktu ini memberikan keterangan
tentang batas waktu dimana seorang pemegang visa USA boleh MASUK ke USA.
Artinya, si pemegang visa harus masuk ke USA dalam tenggat waktu tersebut, tidak boleh di luar tenggat waktu yang ditentukan. Tapi tentang kapan dia mau KELUAR dari USA, tergantung dari berapa tenggat waktu masa berlaku visanya.
2. Tenggat waktu untuk VISA. Tenggat waktu ini memberikan keterangan tentang batas waktu dimana visa USA tersebut valid. Dulu ada beberapa tenggat waktu (6 bulan, 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun, dsb.). Tapi kelihatannya sekarang semuanya dibuat seragam 5 tahun. Proses mendapatkan visa USA memang sekarang lebih sulit. Tapi sekali dapat, kita diberi 5 tahun. Artinya si pemegang visa boleh bolak-balik ke USA dalam kurun waktu 5 tahun tersebut.
Oleh karena itu saran saya coba dilihat lagi di visa yang pak Anto dapatkan, apa yang dimaksud dengan 14 Maret - 19 Juni. Dugaan saya ini adalah tenggat waktu ENTRY, bukan tenggat waktu VISA.
Peace,
Rev. Paulus S. Widjaja, MAPS, Ph.D.
tenggat untuk ENTRY
rupanya, tenggat yang tertulis di situ harus dibaca sebagai tenggat untuk memasuki US, bukan rentang waktu untuk tinggal di sana. peraturannya, saya harus sedekat mungkin masuk US dengan mulainya program yang saya ikuti.
dengan penjelasan dari kedua penolong saya di atas maka saya bisa ditenangkan. lha gimana, mosok saya akan nglurug dan menuntut kedutaan US untuk mengubah visa yang sudah nemplek rapet di passport saya tadi? weh...lalu,
apa yang musti saya siapkan untuk dua bulan di sana? bu etty meminta agar saya belajar salah satu tari pergaulan dari indonesia untuk dibawa ke sana. lha aku kok dikon nari... tari buta melawan janaka wae ya?
lagian, aku kan bukan tipe orang gaul?
aesh...alesan!
17 March 2007
dapet visa

visa sudah didapet, 16 maret 2007.
diambilkan oleh adik yang tinggal di jakarta.
yang mengherankan adalah ijin tinggal yang diberikan tertulis 14 maret [persis tanggal saya wawancara] sampai tangaal 19 juni [persis hari terakhir program SPI diakhiri].
saya sedang mencari kemungkinan untuk mengundur barang sehari dua supaya ada waktu berkemas pulang.
mungkin dari jadwal yang diberikan ticket pergi pulang itu bisa didapat batasan yang lebih realistik.
14 March 2007
ngurus us-visa
cerita dari teman-teman telah membikin saya menjalani proses ini dengan tegang. entah mengapa, teman-teman ini senang menceritakan hal yang tidak enaknya dari pada enaknya. senang cerita susahnya dari pada mudahnya...
prosesnya memang mudah-mudah ribet.
saya ingin menuliskan ini sekadar untuk catatan, yang bisa jadi nanti akan dilengkapi lagi [seingatnya... he..he..]
untuk mengurus visa ke kedubes amerika [us-embassy], sejak bulan oktober 2006, dijalankan dengan mengisi formulir [D-156] secara elektronik.formulir D 156 ini adalah formulir utama yang harus betul cara pengisiannya dan harus dipenuhi permintaannya [silakan klik link ini].
yang dimaksud betul adalah TIDAK MENGOSONGKAN JAWABAN dari tiap butir yang dimintai keterangan. bila kita tidak mengisinya, harus diisi dengan N/A.
demikian pula, ada persyaratan ketat di form ini yakni mengenai ukuran foto yang 'aneh' atau tidak lazim buat saya: 5x5 cm dengan jarak dagu sampai batas atas atas foto sekitar 2.5 cm, dengan latar belakang warna putih].
[untunglah untuk perkara foto ini studio foto artha di jalan solo sudah paham, karena sering melayani dosen-dosen yang mau ke amerika, demikian pengakuan salah satu karyawan di sana].
selain form D-156, untuk yang berumur 16-45 tahun diminta mengisi juga form D-157, dan yang ke amerika untuk kepentingan studi atau exchange programm maka harus juga mengisi form D-158. semua form ini bisa didownload di tempat tadi. saya hanya mengisi D-156 dan D-158 karena usia sudah lewat dari 45 sehingga tidak perlu isi D-157.
untuk mengurus visa ini diperlukan wawancara, dan wawancara dibuat hanya berdasarkan jadwal yang disepakati antara kita dan mereka. saya beberapa kali mengubah tanggalwawancara berhubung dokumen yang saya butuhkan belum datang dari SPI, mereka lalu memberi tanggal yang baru. dan kemudian saya mengubah lagi jadwal itu karena tanggalnya bentrok dengan kegiatan saya yang lain. mereka melayani ini dengan baik, hanya dalam hitungan menit mereka membalas permintaan tanggal wawancara kita.yang menjengkelkan adalah proses antri untuk wawancara tadi.
waktu yang ditentukan untuk wawancara adalah 07.00 pagi. untunglah saya pakai kereta api yang dari stasion gambir ke US-embassy cuma 10 menit jalan kaki. sejak pukul 06.00 antrian itu sudah panjang. mereka ini disuruh berjejer berdua-dua di gang samping timur kedutaan [di bawah rel kereta layang]. dan berangsur-angsur kami berjalan mendekati pintu gerbang tempat kami dilucuti bawaan kami.
cukup panjang antrian ini. konon, kata petugas di situ, hari itu sekitar 300-an orang dilayani wawancaranya untuk urusan visa.
setelah masuk gerbang, siapkan uang rp.900.000,00 untuk biaya visa ini. cukup mahal bagi saya, apalagi disertai "ancaman" bahwa bila visa ditolak, uang ini tidak kembali... [mungkin perkara inilah yang membuat saya menjalani proses ini dengan tegang he..he..]
semua dokumen rasanya sudah lengkap [trims untuk list yang disediakan bu jeanny untuk ini], tapi jebul ada satu items yang belum saya isi: nomor KTP.
[untunglah perkara ini bukan perkara utama, karena ada petugas yang mengecek antrian kami dan sampai di tempat saya dan dia cuma meminta agar saya menuliskan langsung nomor KTP saya di form D-156 tadi...] syukur alhamdulillah... [saya khawatir kalau hal ini diperkarakan, saya bisa-bisa harus mengisi ulang form utama tadi di warnet di sekitar itu..wah.! kembali dari nol nek gitu...]
selebihnya adalah proses wawancara yang dilakukan di ruang yang menempuhnya perlu sirkulasi yang berbelit-belit.
tapi kami semua menurut. seperti domba yang dibawa ke pembantaian..ha..ha..